☁️ Ya Allah Berikan Aku Petunjukmu

YaAllah, aku memohon kepada-Mu segala urusan yang mendatangkan kasih sayang-Mu dan keteguhan ampunan-Mu, selamat dari segala desa dan beruntung karena memperoleh surga dan terhindar dari siksa api neraka. Ya Tuhanku, puaskanlah aku dengan anugerah yang telah Engkau berikan dan berkatilah untukku semua yang Engkau anugerahkan anugerahkan TikTokvideo from Baby😘 (@babyfeesa20): "Harga yang aku ada.. terima kasih ya allah berikan aku pinjaman yg begitu bahgia#fypシ #serahpadatakdirallah". Baby nafeesa Kakak bieha | Anugerah yang allah pinjamkan untukku di atas dunia. Kakak 🥰 adik. suara asli - Dewi Ui. YaAllah penguasa alam semesta Berikan aku kesadaran yang terlampau buta akan cinta dunia . Posted by Asa'adatul jannah bt kamaruddin at Tuesday, February 15, Ya Allah sesungguhnya aku lemah tanpa petunjukMu.. Aku buta tanpa bimbinganMu.. Aku cacat tanpa hidayahMu.. Aku hina tanpa RahmatMu.. Ya Allah YaAllah =) terima kasih atas petunjukMu =') ada kebahagiaan d hati . terima kasih , Ya Allah =') yang pertama : aku excitedd mau duduk final exam . bukaaan apa . ntaaah . aku semangat gila weh ! =D. akuu dapat laluii jugaak laa ~ walauupunn ada soaaalaaan yang aku dak dapat jawab. bole bolee naa aku telupa masa dalam dewan ! haha :D. tapi Engkauberikan aku petunjukMU agar ku sentiasa menunaikan kewajipanku sebagai seorang muslimah,menutup aurat yang dituntut oleh Islam..sentiasa tidak bangga diri..sentiasa menjaga agama,maruah diri.. Ya padaMu.. ampunilah segala dosa2 ku.. aku takut Ya Allah mati dalam bukan keredhaanMu.. aku takut Ya Allah melakukan perkara CurrentlyI don't really have much support Ya Allah please tell me that everything gonna be fine. Berikan la aku petunjukmu. Jap lagi aku bakal start kerja mencari rezeki mu buangkanlah segala kesusahan di wajah ku kembalikan Nur cahaya dihati lapangkan la dadaku agar aku tidak jatuh Dari keimananku. Amin Berikanlahaku petunjuk kearah rahmatMu Ya Allah sesungguhnya Aku lemah tanpa petunjukMu Aku buta tanpa bimbinganMu Aku cacat tanpa hidayahMu Aku hina tanpa RahmatMu Ya Allah Kuatkan hati dan semangatku Tabahkan aku menghadapi segala cubaanMu Jadikanlah aku muslimah yang disenangi Bukakanlah hatiku untuk menghayati agamaMu Pernahkahterfikir oleh mu, yang aku terdampar harapan terbakar. Dari pengalaman pahit itu ku cuba bangkit bentuk hidup baru dan aku mengenali rindu dan sepi hanyalah punca kecurangan memaksa hati ku terus bersendiri. Yang aku fikirkan perjalanan ini, menyerah cintaku, menyerah diriku, pada YANG MAHA SATU Ya Allah, hatiku gersang, kosong YaAllah, Aku memohon perlindungan dariMu Ya Allah Sesungguhnya aku hamba Mu yang lemah. aku harap dapat melalui hidup ini dengan seribu ketakwaan, kesabaran Ujian apakah ini Ya Allah. Aku tidak harus mempersoalkannya.. Ampunkan aku Ya Allah Andai ini yang terbaik untuk ku Ya Allah Jika ini jalan untuk ku Ya Allah.. Aku Redha eQAwhxk. Doa yang indah dan menyentuh…… “Ya Allah, saya memohon kepada-Mu, rahmat dari sisi-Mu. Dengan rahmat-Mu Engkau menerangi hatiku. Dengan rahmat-Mu Engkau mengumpulkan dan memudahkan urusanku. Dengan rahmat-Mu Engkau balikkan sesuatu yang tiada dariku. Dengan rahmat-Mu Engkau Angkat kesaksianku. Dengan rahmat-Mu Engkau sucikan amalku. Dengan rahmat-Mu Engkau ilhamkan kedewasaanku. Dengan rahmat-Mu Engkau kembalikan sesuatu yang hilang dariku. Dengan rahmat-Mu Engkau jaga aku dari segala keburukan.” “Ya Allah, karuniakan kepadaku keimanan dan keyakinan yang tidak ada kekufuran lagi setelahnya. Ya Allah karuniakan kepadaku rahmat, yang dengannya aku memperoleh kemulyaan-Mu, di dunia dan di akhirat. Ya Allah, saya mohon kepada-Mu keberhasilan dan keberuntungan dalam takdir. Predikat orang-orang syahid. Kehidupan yang bahagia. Dan pertolongan dalam menghadapi musuh.” “Ya Allah, saya sampaikan kepada-Mu segala hajatku. Pendeknya pikiranku. Lemahnya amalku. Saya sangat membutuhkan rahmat-Mu. Karena itu, Ya Allah, saya memohon kepada-Mu, Wahai Dzat Yang Mengabulkan segala urusan. Wahai Dzat yang Melapangkan dada. Sebagaimana Engkau mudah mengalirkan air di antara lautan. Maka saya mohon agar Engkau menghindarkanku dari siksa menyala-nyala. Menghindarkanku dari do’a yang sia-sia. Dan dari fitnah kubur. Ya Allah, sungguh, sangat pendek pikiranku tentang itu. Urusanku tidak sampai menjangkaunya. Dan niatku tidak sampai melampauinya, dari kebaikan yang telah Engkau janjikan kepada seseorang dari makhluk-Mu. Atau kebaikan yang Engkau berikan kepada seseorang dari hamba-hamba-Mu. Dan karena itu saya rindu kepada-Mu akan itu. Saya memohon kepada-Mu bisa mendapatkannya dengan rahmat-Mu, Ya Rabbal Alamin.” “Ya Allah, Dzat Yang mempunyai tali yang kuat dan urusan yang baik. Ya Allah, saya memohon kepada-Mu rasa aman di hari persaksian. Syurga di hari kekekalan. Bersama orang-orang dekat lagi syuhada’. Bersama orang-orang yang rukuk lagi sujud. Bersama dengan orang-orang yang memenuhi janji-janjinya. Ya Allah, Sungguh Engkau Maha Cinta dan Kasih-Sayang. Dan Engkau bekerja sesuai dengan apa yang Engkau kehendaki sendiri.” “Ya Allah, jadikan kami orang-orang yang menjadi sebab orang lain mendapat petunjuk, dan kami sendiri bagian dari orang-orang yang mendapatkan petunjuk. Bukan orang-orang yang sesat lagi menyesatkan. Damai terhadap penolong-penolong-Mu. Perang terhadap musuh-musuh-Mu. Kami cinta dengan cinta-Mu kepada orang yang mencintai-Mu. Kami menentang dengan permusuhan-Mu terhadap orang yang melawan-Mu. Ya Allah, inilah do’a, telah kami panjatkan, karena itu sewajarnya Engkau mengabulkan. Ya Allah, kesungguhan telah kami buktikan, oleh karena itu Engkau pasti melepangkan.” “Ya Allah, saya hamba-Mu, putra dari hamba-Mu, putra dari budak-Mu. Ubun-ubunku berada dalam genggaman-Mu. Hukum-Mu berlaku bagiku. Adil putusan-Mu padaku. Saya memohon kepada-Mu dengan menyebut segala nama-Mu. Nama Yang Engkau sendiri menamai-Mu. Atau nama yang telah Engkau turunkan dalam kitab-Mu. Atau nama yang telah Engkau ajarkan kepada salah satu makhluk-Mu. Atau nama yang hanya Engkau yang tahu karena Engkau rahasiakan dalam sisi-Mu. Agar Engkau, Ya Allah, menjadikan Al Qur’an sebagai pelita hatiku. Sebagai cahaya bagi dadaku. Sebagai penawar kegelisahanku. Sebagai penghalau kegundahanku.” “Ya Allah, sayangi aku untuk meninggalkan maksiat dan dosa, selamanya, selama Engkau menghidupkanku. Ya Allah, sayangi aku, agar Engkau tidak membebani aku di luar kemampuanku. Ya Allah, karuniakan kepadaku penglihatan yang indah terhadap sesuatu yang Engkau ridhai dariku. Ya Allah, Pencipta langit dan bumi. Dzat Yang Maha Tinggi lagi Terhormat. Mulya yang tiada duanya. Ya Allah, saya memohon kepada-Mu, Wahai Dzat Yang Maha Kasih. Saya memohon kepada-Mu dengan kemulyaan Engkau dan cahaya Wajah-Mu, agar Engkau meneguhkan hatiku dalam menjaga kitab-Mu, sebagaimana Engkau mengajarkan itu kepada kami. Karuniakan kepadaku kekuatan untuk selalu membacanya sesuai yang Engkau ridhai.” “Ya Allah, Pencipta langit dan bumi. Dzat Yang Maha Tinggi lagi memiliki Kehormatan tiada tanding. Ya Allah, saya memohon kepada-Mu, Wahai Dzat Yang Maha Kasih. Saya memohon kepada-Mu dengan kemulyaan-Mu dan cahaya Wajah-Mu, agar Engkau menerangi penglihatanku dengan Kitab-Mu. Agar Engkau melancarkan lisanku dengan kitab-Mu. Agar Engkau lapangkan hatiku dengan Kitab-Mu. Agar Engkau luaskan dadaku dengan Kitab-Mu. Agar Engkau bersihkan badanku dengan Kitab-Mu. Karena tidak ada yang bisa menolongku dalam menjalankan kebaikan selain-Mu. Tiada yang bisa mendatangkan kebaikan kepadaku selain Engkau. Dan tidak ada daya dan upaya kecuali datang dari Engkau, Ya Allah, Dzat yang Maha Tinggi lagi Maha Agung.” Doa Assyaikh Yusuf Al Qaradhawi, diambil dari dakwatuna - Berdoa adalah memohon atau meminta pertolongan kepada Allah SWT. Doa mohon petunjuk Allah adalah doa untuk meminta kemudahan kepada Allah SWT di saat ragu-ragu dalam mengambil sebuah keputusan. Doa tersebut memiliki keutamaan mengharapkan petunjuk dalam mengarungi setiap langkah kehidupan di dunia, serta selalu mendapatkan perlindungan dari Allah SWT. Doa mohon petunjuk Allah Buku Elektronik Kumpulan Doa Sehari-hari Kemenag Jatim Dikutip dari Buku Elektronik Kumpulan Doa Sehari-hari Kemenag Jatim, berikut doa mohon petunjuk Allah Artinya "Ya Allah, aku memohon kepada-Mu curahan rahmat dari sisi-Mu, yang dengannya hatiku mendapat petunjuk, terkumpul segala yang bercerai-berai dan terhimpun segala yang terpisah-pisah, tertolak segala fitnah atas diriku dan bertambah baik urusan agamaku, terpelihara segala sesuatu yang jauh dariku dan terangkat apa yang dekat denganku, disucikan segala perbuatanku dan dicerahkan wajahku, diberi ilham menuju petunjuk dan terpelihara diriku dari segala sesuatu yang jelek." Doa merupakan unsur yang paling esensial dalam ibadah. Sebagaimana Sabda Rasulullah saw "Doa itu ibadah" dan "Tiada sesuatu yang paling mulia dalam pandangan Allah, selain dari berdoa kepada-Nya, sedang kita dalam keadaan lapang" Agar doa yang kita panjatkan dapat dikabulkan oleh Allah SWT, maka di dalam berdoa kita harus memperhatikan hal-hal pokok sebelum doa kita panjatkan. Dikutip dari Buku Elektronik Kumpulan Doa Sehari-hari Kemenag Jatim, berikut tata cara berdoa, waktu yang paling baik untuk berdoa, tempat - tempat yang baik untuk berdoa hingga kumpulan doa sehari hari. Tata Cara Berdoa 1. Menghadap kiblat 2. Membaca hamdalah atau pujian, Istighfar dan Shalawat 3. Dengan suara lembut dan rasa takut. 4. Yakin akan dipenuhi Qunut adalah salah satu bacaan saat sholat Subuh yang diucapkan ketika i’tidal dengan menengadahkan tangan. Jika pembacaan doa qunut dilakukan ketika sholat berjamaah maka makmum cukup mengamini dan imam yang membaca Qunut tersebut hingga selesai. Apa Arti Qunut?Bacaan Doa Qunut Arab, Latin, TerjemahanUntuk ImamTulisan LatinArti dan TerjemahannyaUntuk MakmumQunut NazilahKetika Sholat WitirHukum Doa QunutUlama MalikiyyahUlama Syafi’iyyahUlama HanafiyyahUlama Hanabilah atau HambaliTata Cara Doa QunutManfaat Doa QunutMemberi Berkah Terhadap Nikmat yang DiterimaMenjauhkan dari PenyakitSebagai PelindungSebagai PetunjukLupa Doa Qunut, Gimana ya?Solusi Doa Qunut jika BerjamaahImamMakmum Arti qunut dalam bahasa Indonesia adalah taat atau patuh. Sementara artis secara luas, qunut berdasarkan syariah memiliki arti ketaatan yang tulus. Arti qunut ini bukan dikira-kira, melainkan sudah termaktub dalam Al-Quran, ayat 43 pada surah Al-Imran. Adapun bunyi ayat tersebut adalah Artinya Hai Maryam, taatlah kepada Tuhanmu, sujud dan ruku’lah bersama orang-orang yang ruku’. Bacaan Doa Qunut Arab, Latin, Terjemahan Bacaan doa qunut terbagi menjadi 4, yakni qunut witir yang biasa kita temui pada hari-hari terakhir bulan Ramadhan. Ada juga yang disebut sebagai qunut nazilah, yakni doa minta dilindungi dari bahaya. Kemudian qunut imam dan makmum dengan perbedaan ucapan naa dan nii di ujung bacaan. Untuk lebih jelasnya, berikut bacaan doa qunut lengkap dari masing-masing jenis yang sudah disebutkan di atas Untuk Imam اَللّهُمَّ اهْدِنا فِيْمَنْ هَدَيْتَ وَعَافِنَا فِيْمَنْ عَافَيْتَ وَتَوَلَّنَا فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ وَبَارِكْ لَنَا فِيْمَا اَعْطَيْتَ وَقِنَا شَرَّمَا قَضَيْتَ فَاِ نَّكَ تَقْضِىْ وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ وَاِ نَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ وَنَسْتَغْفِرُكَ وَنَتُوْبُ اِلَيْكَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ اْلاُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ Tulisan Latin “Allah hummah dinaa fiiman hadait. Wa ’aafinaa fiiman aafait. Wa tawallanaa fiiman tawal-laiit. Wa baariklana fiimaa a’thait. Wa qinaa syarramaa qadhait. Fa innaka taqdhii walaa yuqdha alaik. Wa innahu laayadzilu man walait. Walaa ya’izzu man aadait. Tabaa rakta rabbanaa wa ta’aalait. Falakalhamdu alaa maa qadhait. Nastaghfiruka wa natuubu ilaik. Wa shallallahu ala Sayyidina Muhammadin nabiyyil ummiyyi, wa’alaa aalihi washahbihi wasallam.” Arti dan Terjemahannya Artinya “Ya Allah, berilah petunjuk kepada kami sebagaimana orang-orang yang telah Engkau beri petunjuk. Dan berilah kesehatan kepada kami sebagaimana mereka yang telah Engkau berikan kesehatan. Dan peliharalah diri kami sebagaimana orang yang telah Engkau pelihara. Dan berilah keberkahan bagi kami pada apa-apa yang telah Engkau karuniakan. Dan selamatkan kami dari bahaya kejahatan yang telah Engkau tentukan. Maka sesungguhnya Engkaulah yang menghukum dan bukan kena hukum. Maka sesungguhnya tidak hina orang yang Engkau pimpin. Dan tidak mulia orang yang Engkau memusuhinya. Mahasuci Engkau wahai Rabb kami dan Maha tinggi. Hanya untuk-Mu segala pujian atas segala yang telah Engkau tentukan. Kami memohon ampun dari-Mu dan kami bertaubat kepada Engkau dan semoga Allah mencurahkan rahmat dan sejahtera ke atas junjungan kami Nabi Muhammad, keluarga, dan para sahabatnya”. Untuk Makmum اَللّهُمَّ اهْدِنِىْ فِيْمَنْ هَدَيْتَ ,وَعَافِنِى فِيْمَنْ عَافَيْتَ , وَتَوَلَّنِىْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ , وَبَارِكْ لِىْ فِيْمَا اَعْطَيْتَ, وَقِنِيْ شَرَّمَا قََضَيْتَ, فَاِ نَّكَ تَقْضِىْ وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ , وَاِ نَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ, وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ, تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ, فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ, وَاَسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ اِلَيْكَ, وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ اْلاُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ Allahummah dini fi man hadait, wa afini fiman afait, wa tawallani fi man tawallait, wa barik li fi ma a’thait, wa qini syarra ma qadhait, fa innaka taqdhi wa la yuqdha alaik, wa innahu la yazillu man wa lait, wa la ya’izzu man adait, tabarakta rabbana wa ta’alait, fa lakal hamdu a’la ma qadhait, wa astagfiruka wa atubu ilaik, wa shallallahu ala sayyidina muhammadin nabiyyil ummiyyi wa ala alihi wa shahbihi wa sallam” Terjemahan Ya Allah berilah aku petunjuk di antara orang-orang yang Engkau beri petunjuk, berilah kesejahteraan kepadku di antara orang-orang yang Engkau beri kesejahteraan kepadaku di antara orang-orang yang kau beri pertolongan, berikanlah keberkahan kepadaku pada apa-apa yang Engkau berikan kepadaku dan perliharalah aku dari kenurunkan yang Engkau putuskan, karena sesungguhnya Engkau memutuskan dan tidak diputuskan atas-Mu dan tiada kehinaan kepada orang yang telah Engkau tolong, Mahasuci Engkau wahai Tuhan kami, lagi Mahatinggi.” Qunut Nazilah Qunut nazilah termasuk bacaan qunut yang panjang, yaitu اللَّهُمَّ إنَّا نَسْتَعِينُكَ وَنَسْتَغْفِرُكَ وَنَسْتَهْدِيكَ وَنُؤْمِنُ بِكَ وَنَتَوَكَّلُ عَلَيْكَ وَنُثْنِي عَلَيْكَ الْخَيْرَ كُلَّهُ نَشْكُرَكَ وَلَا نَكْفُرُكَ وَنَخْلَعُ وَنَتْرُكُ مَنْ يَفْجُرُكَ اللَّهُمَّ إيَّاكَ نَعْبُدُ وَلَك نُصَلِّي وَنَسْجُدُ وَإِلَيْكَ نَسْعَى وَنَحْفِدُ نَرْجُو رَحْمَتَك وَنَخْشَى عَذَابَكَ إنَّ عَذَابَك الْجِدَّ بِالْكُفَّارِ مُلْحَقٌ “Allâhumma innâ nastaînuka wa nastaghfiruk, wa nastahdîka wa nu’minu bik wa natawakkalu alaik, wa nutsnî alaikal khaira kullahu nasykuruka wa lâ nakfuruk, wa nakhlau wa natruku man yafjuruk. Allâhumma iyyâka nabudu, wa laka nushallî wa nasjud, wa ilaika nasâ wa nahfid, narjû rahmataka wa nakhsyâ adzâbak, inna adzâbakal jidda bil kuffâri mulhaq”. Artinya, “Tuhan kami, kami memohon bantuan-Mu, meminta ampunan-Mu, mengharap petunjukMu, beriman kepada-Mu, bertawakal kepada-Mu, memuji-Mu, bersyukur dan tidak mengingkari atas semua kebaikanMu, dan kami menarik diri serta meninggalkan mereka yang mendurhakai-Mu. Tuhan kami, hanya Kau yang kami sembah, hanya kepada-Mu kami hadapkan shalat ini dan bersujud, hanya kepada-Mu kami berjalan dan berlari. Kami mengharapkan rahmat-Mu. Kami takut pada siksa-Mu karena siksa-Mu yang keras itu akan menimpa orang-orang kafir.” اللَّهُمَّ عَذِّبْ الْكَفَرَةَ وَالْمُشْرِكِينَ أَعْدَاءَ الدِّينِ الَّذِينَ يَصُدُّونَ عَنْ سَبِيلِك وَيُكَذِّبُونَ رُسُلَك وَيُقَاتِلُونَ أَوْلِيَاءَك اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ إنَّك قَرِيبٌ مُجِيبُ الدَّعَوَاتِ اللَّهُمَّ أَصْلِحْ ذَاتَ بَيْنِهِمْ وَأَلِّفْ بَيْنَ قُلُوبِهِمْ وَاجْعَلْ فِي قُلُوبِهِمْ الْإِيمَانَ وَالْحِكْمَةَ وَثَبِّتْهُمْ عَلَى مِلَّةِ نَبِيِّك وَرَسُولِك وَأَوْزِعْهُمْ أَنْ يُوفُوا بِعَهْدِك الَّذِي عَاهَدْتهمْ عَلَيْهِ وَانْصُرْهُمْ عَلَىعَدُوِّهِمْ وَعَدُوِّك إلَهَ الْحَقِّ وَاجْعَلْنَا مِنْهُمْ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ “Allâhumma adzzibil kafarata wal musyrikîn, adâ’ad dînilladzîna yashuddûna an sabîlik, wa yukadzzibûna rusulaka wa yuqâtilûna auliyâ’ak. Allâhummaghfir lil mu’minîna wal mu’minât, wal muslimîna wal muslimât, al-ahyâ’i minhum wal amwât, innaka qarîbun mujîbud daawât. Allâhumma ashlih dzâta bainihim, wa allif baina qulûbihim, wajal fî qulûbihimul îmâna wal hikmah, wa tsabbithum alâ dînika wa rasûlik, wa auzihum an yûfû biahdikalladzî âhadtahum alaih, wanshurhum ala aduwwihim wa aduwwika ilâhal haq, wajalnâ minhum, wa shallallâhu alâ sayyidinâ muhammadin wa alâ âlihi wa shahbihî wa sallam”. Artinya, “Tuhan kami, jatuhkan azab-Mu kepada orang-orang kafir dan musyrik, mereka musuh-musuh agama yang berupaya menghalangi orang lain dari jalan-Mu, mereka yang mendustakan rasul-Mu, dan mereka yang memusuhi kekasih-kekasih-Mu. Ya Allah, ampunilah hamba-hamba-Mu yang beriman laki-laki dan perempuan, kaum muslimin dan muslimat, baik yang hidup maupun yang sudah wafat. Sungguh, Engkau maha dekat dan pendengar segala munajat. Tuhanku, damaikan pertikaian di antara kaum muslimin, bulatkan hati mereka, masukkan kekuatan iman dan hikmah di qalbu mereka, tetapkan mereka di jalan nabi dan rasul-Mu, ilhami mereka untuk memenuhi perjanjian yang telah Kau ikat dengan mereka, bantulah mereka mengatasi musuh mereka dan seteru-Mu. Wahai Tuhan hak, masukkanlah kami ke dalam golongan mereka itu. Semoga shalawat dan salam Allah tercurah kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW, keluarga, dan para sahabatnya.” Ketika Sholat Witir Qunut Witir saat Ramadan masuk ke kelompok qunut yang pendek, yakni اللَّهُمَّ اهْدِنِى فِيمَنْ هَدَيْتَ وَعَافِنِى فِيمَنْ عَافَيْتَ وَتَوَلَّنِى فِيمَنْ تَوَلَّيْتَ وَبَارِكْ لِى فِيمَا أَعْطَيْتَ وَقِنِى شَرَّ مَا قَضَيْتَ فَإِنَّكَ تَقْضِى وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ وَإِنَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ “Allahummahdiini fiiman hadait, wa’aafini fiiman afait, watawallanii fiiman tawallait, wabaarik lii fiima a’thait, waqinii syarrama qadlait, fainnaka taqdhi walaa yuqdho alaik, wainnahu laa yadzillu man waalait, tabaarakta rabbana wata’aalait”. Artinya “Ya Allah, berilah aku petunjuk di antara orang-orang yang Engkau beri petunjuk, dan berilah aku keselamatan di antara orang-orang yang telah Engkau beri keselamatan, uruslah diriku di antara orang-orang yang telah Engkau urus, berkahilah untukku apa yang telah Engkau berikan kepadaku, lindungilah aku dari keburukan apa yang telah Engkau tetapkan, sesungguhnya Engkau Yang memutuskan dan tidak diputuskan kepadaku, sesungguhnya tidak akan hina orang yang telah Engkau jaga dan Engkau tolong. Engkau Maha Suci dan Maha Tinggi”. HR. Abu Daud no. 1425, An Nasai no. 1745, At Tirmidzi no. 464. Hukum Doa Qunut Melafalkan doa qunut yang benar di waktu sholat Subuh memiliki perbedaan hukum yang diutarakan oleh berbagai ulama berbeda. Ada pendapat yang menyatakan bahwa hukum bacaan qunut itu sunnah jika dibaca terus-menerus. Pendapat ini diutarakan oleh beberapa ulama, seperti Ibnu Abi Laila, Malik, Imam Syafi’i, dan Al-Hasan Bin Shalih. Pendapat lain menyatakan bahwa hukum membaca qunut itu tidak disyariatkan sebab telah terhapus hukumnya atau masuk kategori mansukh. Ulama-ulama yang sepakat dengan hukum ini ialah ulama dari Kufah, di antaranya Abu Hanifah dan Sufyan Ats-Tsaury. Pendapat terakhir juga tidak menyeragamkan pendapat terkait hukum doa qunut dalam subuh dengan dua pendapat sebelumnya. Yahya bin Yahya Al-Laitsy, Imam Ahmad, dan Al-Laits bin Sad’ mengutarakan bahwa qunut itu hanya disyariatkan ketika menghadapi marabahaya. Artinya, hanya qunut nazilah yang bisa dibaca. Tidak lepas dari ketiga pendapat para ulama di atas, sumber lain juga menyatakan bahwa hukum membaca qunut itu sunnah muakkad. Sunnah muakkad ini memiliki arti tidak wajib dikerjakan, namun sangat dianjurkan untuk dilakukan. Apabila kamu meninggalkan qunut karena beberapa alasan, seperti sengaja atau tidak disengaja maka wajib hukumnya melakukan sujud sahwi sebelum salam sebagai pengganti qunut. Sujud sahwi juga bisa dilakukan setelah salam hanya bila kamu lupa melakukan sujud sahwi sebelum salam. Dalam Islam, kita mengenal ada 4 imam dengan pengikut di belakangnya. Indonesia merupakan umat yang mayoritas mengikuti Imam Syafi’i atau masuk mazhab Syafi’i. Selain Imam Syafi’i masih ada tiga imam lainnya lagi. Keempat imam ini memiliki pandangan berbeda tentang hukum qunut. Hukum-hukum membaca qunut berdasarkan pendapat keempat imam adalah Ulama Malikiyyah Ulama Malikiyyah dan umat Islam yang sependapat dengan ulama ini mengutarakan bahwa qunut hanya dibaca saat sholat Subuh. Di luar itu, baik saat sholat Witir dan berbagai pembacaan doa qunut lainnya di luar sholat Subuh itu tidak ada. Ulama Syafi’iyyah Berbeda dengan pendapat Ulama Syafi’iyyah yang memercayai bahwa qunut itu hukumnya hanya ada pada sholat Subuh, tidak ada pada sholat lainnya. Ulama Syafi’iyyah dan pengikutnya juga percaya bahwa qunut dibaca ketika akhir bulan Ramadan sebagai bacaan pada sholat Witir Tarawih. Adapun qunut nazilah juga merupakan salah satu qunut yang dianjurkan tatkala orang terkena musibah. Ulama Hanafiyyah Ulama Hanafiyyah berpendapat bahwa hukum membaca qunut itu hanya dikhususkan pada pelaksanaan sholat Witir. Sementara untuk berbagai pelaksanaan sholat lainnya tidak ada qunut. Bisa saja ketika sholat Subuh dilafazkan qunut, namun harus dalam kondisi ada musibah. Pembacaan qunut saat sholat Subuh pun hanya dibacakan oleh imam sebab makmum tinggal mengamini saja. Artinya qunut ketika sholat Subuh pun dibaca saat sholat berjamaah dilaksanakan. Ulama Hanabilah atau Hambali Ulama Hanabillah yang masuk ke dalam empat imam besar mengutarakan pendapat hukum qunut yang berbeda dari ketiganya. Ulama Hanabillah berpendapat bahwa qunut hanya ada tatkala sholat Witir, sementara sholat lainnya tanpa doa qunut. Bisa saja bacaan qunut dilafazkan ketika musibah besar terjadi. Namun, jika penyakit yang datang maka hal itu sama sekali tidak termasuk kewajiban membaca qunut. Dari berbagai pendapat di atas, mana yang lebih kamu percayai? Yang mana pun jangan sampai perbedaan antara kamu dengan orang-orang di sekitarmu menimbulkan masalah. Perbedaan itu pasti ada, meskipun kita dipayungi payung besar Islam. Terlepas dari perbedaan mazhab di atas, bacaan qunut sebaiknya tidak hanya dimengerti secara teks semata. Sebab dalam qunut, terdapat banyak doa yang kamu panjatkan kepada Allah SWT. Allah Maha Pengabul setiap doa, akan lebih afdol jika kamu memahami isi doa tersebut. Memahami qunut bukan sebagai hafalan, melainkan memahami beserta artinya akan menambah ketaatan kamu selaku umat Islam. Dengan begitu, kamu mengerti apa yang kamu doakan di setiap i’tidal saat sholat Subuh. Pada kesimpulannya adalah tidak ada satu pun ulama besar yang benar-benar mengatakan bahwa bacaan qunut itu tidak terpakai. Semua kepercayaan dikembalikan kepada kamu, yang pasti harus melalui keyakinan yang dilandasi ilmu agar apa yang kamu jalani tidak ragu-ragu. Tata Cara Doa Qunut Berbagai hafalan doa qunut yang dilaksanakan saat sholat Subuh, sholat Witir, dan ketika terkena musibah sama saja. Bukan bacaannya, melainkan tata cara pelaksanaannya sama-sama dilakukan ketika kamu melakukan i’tidal dalam sholat. Sebelum sujud, kamu angkat kedua tangan selayaknya orang sedang berdoa dan baca qunut. Untuk beberapa situasi, jika kamu makmum maka tinggal mengamini setiap penggal bacaan qunut yang dibaca imam. Lantas bagaimana jika kamu tidak hafal bacaan qunut? Tidak ada jalan lain kecuali kamu belajar menghafal sampai qunut meresap di kepala kamu, terlebih jika kamu penganut mazhab Syafi’iy. Setiap Subuh, qunut disunnahkan untuk dibacakan. Banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk menghafal bacaan qunut. Di antaranya dengan mengunduh mp3 qunut di internet. Zaman sudah sangat maju, teknologi membantu kamu menambah ilmu agama dengan mudah. Jika ingin lebih menyenangkan, kamu bisa download video doa qunut dari Youtube. Video yang disertai dengan bacaan qunut akan lebih mudah untuk kamu pelajari. Selain bisa ditonton, dibaca, dan juga didengarkan. Manfaat Doa Qunut Doa qunut dan artinya memiliki berbagai manfaat sebagai berikut ini Memberi Berkah Terhadap Nikmat yang Diterima bacaan qunut memberikan berkah untuk setiap rezeki yang diterima, apa pun bentuknya. Allah selalu memberikan seluruh hamba-Nya keberkahan, baik dalam porsi sedikit atau porsi banyak. Allah tidak pilih klasih, tinggal umat-Nya saja yang mau berusaha untuk memperoleh keberkahan tersebut. Menjauhkan dari Penyakit Sakit dan sehat adalah dua kondisi bertolak belakang yang sama-sama datangnya dari Allah. Jika kita meminta kepada Allah untuk dijauhkan dari penyakit, niscaya kuasa Allah untuk mengabulkan kapan pun permintaan kita. Meminta sehat bisa dilakukan dengan membaca bacaan qunut. Sebagai Pelindung Allah taala adalah sebaik-baiknya pelindung bagi seluruh umat manusia. Allah itu Zat Yang Maha Berkasih Sayang. Di dunia Allah tidak memilih-milih umat manusia, semua dikasihi, baik yang beriman maupun yang tidak. Di akhirat, Allah memberikan ganjaran nikmat kepada umat-Nya yang taat. Jangan salah kaprah, sehingga bacaan qunut ini menjadi tulisan yang kamu anggap sebagai jimat. Segala bentuk pertolongan datangnya dari Allah SWT. Sebagai Petunjuk Manfaat doa qunut yang dijalankan sesuai sunnah lainnya adalah sebagai petunjuk bagi seluruh umat manusia. Kita sebenarnya sudah dibekali petunjuk berupa Al-Quran, namun tidak sedikit yang lupa akan hal tersebut. Untuk itu, banyak kajian yang mengingatkan akan perintah dan larang Allah di muka bumi. Pembacaan qunut dalam beberapa waktu sholat bisa menjadi salah satu upaya untuk menemukan petunjuk dari Allah SWT. Lupa Doa Qunut, Gimana ya? Bagaimana kalau lupanya adalah lupa membaca qunut? Apa yang harus dilakukan? Orang yang lupa membaca qunut di waktu yang telah ditetapkan harus melaksanakan sujud sahwi. Sujud sahwi ini dilakukan tepat sebelum salam. Namun, jika sebelum salam juga masih lupa, bisa dilaksanakan segera setelah salam. Solusi Doa Qunut jika Berjamaah Qunut yang dibaca oleh imam dan makmum memiliki sedikit perbedaan. Jika imam membaca qunut dengan akhiran naa maka tatkala kamu sholat sendiri bacaannya diubah jadi nii. Naa memiliki makna jamak, yakni kami. Imam mewakili seluruh jamaah sehingga berdoa untuk orang banyak. Sementara jika kamu sedang sholat munfarid atau sholat sendirian maka bacaan qunut diganti menjadi nii. Nii ini memiliki makna objek tunggal. Artinya, kamu berdoa untuk diri sendiri. Fakta di lapangan menyatakan bahwa dalam pelaksanaan sholat Subuh, tidak semua orang membaca doa qunut tatkala i’tidal. Namun, bukan tidak mungkin sebab perbedaan ini membuat imam dan makmum yang berbeda ini ada dalam satu jamaah sholat. Lantas, bagaimana solusinya jika imam membaca doa qunut, sementara kamu tidak? Atau sebaliknya. Berikut solusi yang bisa dilakukan Imam Usut punya usut, ketika menjadi imam, kamu tetap dianjurkan membaca qunut, namun doa itu dibaca sebagai pengganti bacaan i’tidal. Kenapa bacaan i’tidal harus diganti qunut tatkala sholat berjamaah? Karena hukum qunut itu sunnah ab’adl, sementara sunnah hai’at ialah hukum membaca bacaan i’tidal. Makmum Solusi untuk makmum terkait pembacaan qunut adalah Sujud sahwi. Mufaroqoh. Membaca qunut singkat, mencakup pujian dan istighfar saja. Kamu termasuk golongan yang mana dalam pembacaan qunut? Mana pun mazhab ulama yang menjadi pedoman kamu dalam menjalankan ibadah, sepatutnya tidak ada hal yang menjadikan konflik. Terlebih jika permasalahan disebabkan oleh waktu pembacaan doa qunut dalam sholat.

ya allah berikan aku petunjukmu